SUMENEP, Areajatim.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadikan Festival Tani Ganding 2026 sebagai momentum strategis untuk memacu roda ekonomi di sektor agrobisnis. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meminta para pelaku industri hasil tembakau atau pabrik rokok setempat untuk turun langsung memamerkan produknya dalam ajang tahunan tersebut.
Fauzi secara spesifik menyasar pabrik rokok yang beroperasi di sekitar wilayah Kecamatan Ganding, Guluk-Guluk, Lenteng, serta kawasan aglomerasi pabrik hasil tembakau (APH). Ia menilai, keterlibatan korporasi sangat krusial untuk menggerakkan ekonomi akar rumput sekaligus mendekatkan industri dengan para petani.
“Ini bukan sekadar ajang hiburan, tapi ruang promosi, pemasaran, dan kolaborasi nyata antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat,” tutur Fauzi di Sumenep, Rabu, 16 September 2026.
Menurut dia, kehadiran gerai industri rokok di tengah-tengah publik akan membuka komunikasi langsung yang efektif dan memperluas jejaring bisnis produk lokal ke skala yang lebih luas.
Adapun Festival Tani Ganding yang masuk dalam kalender kegiatan resmi Pemkab Sumenep ini akan dipusatkan di Lapangan Duwa’ Labuh Ganding, pada 21 hingga 30 September 2026.
Mengusung tajuk ‘Dari Tani Untuk Masa Depan, Ganding Maju, Sumenep Sejahtera’, panitia tidak hanya memfokuskan pameran pada etalase tembakau. Acara ini dirancang secara terintegrasi melalui enam agenda utama yang memadukan sektor ekonomi dan budaya.
Selain pameran komoditas pertanian dan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), ajang ini turut menyuguhkan ragam hiburan rakyat. Pengunjung akan dihibur dengan Festival Seni dan Budaya tingkat kecamatan, Festival Hadrah se-Kabupaten Sumenep, serta fasilitas wahana bermain modern.
Bagi pelaku UMKM, pegiat kuliner, maupun korporasi yang berminat membuka gerai pameran, pihak penyelenggara masih membuka pintu pendaftaran. Registrasi dipusatkan di Sekretariat Panitia di Kantor Kecamatan Ganding dan akan ditutup pada 19 September mendatang.