Daerah

Dua Jembatan Bakti TNI di Sumenep Dikebut, Dandim Tekankan Jangan Korbankan Kualitas

areajatim Diterbitkan 19:51
Dandim Sumenep, meninjau langsung Pembangunan Jembatan
Ukuran Teks:

SUMENEP, Areajatim.com – Pembangunan dua jembatan dalam program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura Tahun 2026 di Kabupaten Sumenep terus dikebut. Salah satu proyek bahkan telah mendekati tahap penyelesaian dengan capaian progres mencapai 95 persen.

Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada turun langsung memantau perkembangan pembangunan dua jembatan tersebut, Senin (28/9/2026).

Dua lokasi yang ditinjau yakni Jembatan Jutengan Laok di Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, yang saat ini mencapai progres 80 persen, serta Jembatan Geluguran di Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan, dengan progres pembangunan sebesar 95 persen.

Di Jembatan Jutengan Laok, pekerjaan telah masuk pada tahap pemasangan wiremesh dan bondek untuk lantai jembatan. Sementara di Jembatan Geluguran, pengerjaan difokuskan pada tahap akhir atau finishing, antara lain pengecatan tiang sandaran dan penyelesaian bagian trotoar.

Letkol Inf Citra Persada menegaskan, percepatan pembangunan harus tetap dibarengi dengan ketelitian dan kualitas pekerjaan. Menurutnya, jembatan yang dibangun nantinya akan menjadi fasilitas penting yang digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Target penting, tetapi yang lebih penting adalah memastikan setiap tahapan dikerjakan dengan benar. Jangan sampai mengejar cepat, tetapi mengabaikan kualitas. Jembatan ini harus memberikan manfaat dan rasa aman bagi warga yang menggunakannya,” ujarnya.

Selain memastikan progres pekerjaan, Dandim juga menyoroti peran masyarakat yang turut terlibat dalam proses pembangunan. Menurutnya, partisipasi warga menjadi salah satu kekuatan dalam menjaga semangat gotong royong di tengah pembangunan fasilitas umum.

“Ketika masyarakat ikut bekerja dan berdiskusi langsung di lokasi, mereka bukan hanya menjadi penerima manfaat. Mereka ikut memiliki proses pembangunannya. Semangat gotong royong seperti ini yang harus dipertahankan,” kata Letkol Inf Citra Persada.

Dukungan serupa disampaikan Kepala Dusun Geluguran, Ahmad Yasir. Ia menyebut masyarakat antusias membantu proses pembangunan karena keberadaan jembatan tersebut dinilai penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari warga.

“Warga sangat mendukung. Kami ikut membantu karena jembatan ini memang dibutuhkan untuk aktivitas sehari-hari,” ujar Yasir.

Dalam peninjauan tersebut, Dandim 0827/Sumenep didampingi Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi, Pasiter Kodim 0827/Sumenep Kapten Inf Agung Muhaimin, serta Koordinator Pembangunan Jembatan Letda Czi Junaefi.

Pembangunan Jembatan Jutengan Laok dan Jembatan Geluguran merupakan bagian dari program Bakti TNI AD untuk Rakyat Madura Tahun 2026. Program tersebut diarahkan untuk memperkuat akses serta mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Kabupaten Sumenep.

 

Tinggalkan komentar