Daerah

Bappeda Sumenep Ukir Prestasi, Arif Firmanto Dinobatkan sebagai Tokoh Perencanaan Pembangunan Daerah Inovatif dan Strategis

areajatim Diterbitkan 10:03
Arif Firmanto menerima penghargaan Tokoh Perencanaan Pembangunan Daerah Inovatif dan Strategis di Kota Batu.
Ukuran Teks:

KOTA BATU, Areajatim.com – Komitmen memperkuat perencanaan pembangunan daerah yang inovatif, strategis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat mengantarkan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., meraih penghargaan sebagai Tokoh Perencanaan Pembangunan Daerah Inovatif dan Strategis.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Anniversary ke-16 Suara Indonesia News yang berlangsung di Kota Batu, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026). Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi Arif Firmanto dalam mengawal arah perencanaan pembangunan di Kabupaten Sumenep.

Bagi Bappeda, perencanaan bukan sekadar menyusun program dan menentukan prioritas anggaran. Lebih dari itu, perencanaan menjadi fondasi penting untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan memiliki arah yang jelas, selaras dengan kebutuhan masyarakat, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi daerah.

Dalam kapasitasnya sebagai Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan perencanaan pembangunan agar sejalan dengan prioritas daerah dan visi pembangunan jangka panjang. Upaya tersebut membutuhkan inovasi, ketepatan dalam menentukan sasaran, serta sinergi lintas sektor agar pelaksanaan pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Arif Firmanto menyampaikan bahwa penghargaan yang diterimanya menjadi motivasi untuk terus memperkuat kualitas perencanaan pembangunan di Kabupaten Sumenep. Menurutnya, capaian tersebut bukan semata-mata bentuk apresiasi personal, melainkan juga menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk meningkatkan kinerja dan memperkuat kolaborasi.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah. Bagi kami, yang paling penting bukan sekadar merancang program, tetapi bagaimana perencanaan tersebut benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga Sumenep,” ujar Arif Firmanto.

Ia berharap, penghargaan tersebut semakin memperkuat semangat seluruh pemangku kepentingan untuk membangun sinergi dalam mewujudkan pembangunan yang terarah, adaptif terhadap tantangan zaman, dan berkelanjutan.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah, seluruh perangkat daerah, dan masyarakat terus diperkuat. Dengan perencanaan yang matang, inovatif, serta berorientasi pada kepentingan publik, pembangunan Sumenep diharapkan semakin tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” tambahnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari terlaksananya program, tetapi juga dari sejauh mana hasilnya mampu menjawab persoalan masyarakat dan mendorong peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Penghargaan dalam Anniversary ke-16 Suara Indonesia News tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi Bappeda Sumenep untuk terus memperkuat tata kelola perencanaan pembangunan yang profesional, terukur, dan akuntabel.

Dengan demikian, perencanaan pembangunan tidak berhenti pada dokumen dan target administratif, tetapi menjadi pijakan bagi pelaksanaan kebijakan yang berdampak langsung terhadap kemajuan daerah serta kualitas hidup masyarakat Kabupaten Sumenep.

 

Tinggalkan komentar