Daerah

Modernisasi Pertanian, DKPP Sumenep Memanfaatkan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Program Gede Taninya

areajatim Diterbitkan 22:57
Ukuran Teks:

SUMENEP, Areajatim.com – Ketergantungan petani terhadap hujan dan mahalnya biaya pengairan mulai ditekan Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui program GEDE TANINYA (Gerakan Modernisasi Air Pertanian Tenaga Surya). Teknologi Pompa Air Tenaga Surya (PATS) yang diterapkan DKPP Sumenep membuat pasokan air ke lahan pertanian lebih stabil, sekaligus membuka peluang peningkatan masa tanam hingga dua sampai tiga kali dalam setahun sesuai kondisi wilayah.

Program ini menyasar kawasan pertanian yang selama ini rentan kekeringan dan memiliki keterbatasan akses terhadap jaringan irigasi teknis maupun listrik PLN. Dengan memanfaatkan energi matahari, pompa dapat mengalirkan air dari sumber air tanah maupun sungai menuju lahan pertanian tanpa bergantung pada bahan bakar minyak.

Penerapan teknologi tersebut diharapkan tidak hanya menjaga lahan tetap produktif saat musim kemarau, tetapi juga membantu menekan biaya operasional petani dan mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Sumenep.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan modernisasi irigasi berbasis energi terbarukan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan efisiensi biaya produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Penggunaan pompa air tenaga surya ini sangat efisien karena petani tidak lagi bergantung pada bahan bakar minyak maupun listrik PLN untuk mengoperasikan pompa air. Energi matahari yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pengairan pertanian,” ujarnya.

Program GEDE TANINYA mendapat respons positif dari kelompok tani penerima manfaat. Dengan pasokan air yang lebih teratur, petani memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan berbagai komoditas, mulai dari padi dan jagung hingga tanaman hortikultura. (ADV/Fairuz)

 

Tinggalkan komentar