SUMENEP, Areajatim.com – Nama Sumenep kembali berkibar dari meja kompetisi akademik. AZ-Syahra Nastiti Ramadhani, siswi kelas VIII SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep, bukan hanya mengumpulkan medali dari ajang nasional, tetapi juga menembus kompetisi internasional dengan torehan emas di bidang matematika.
Deretan capaian itu diraih Syahra melalui sejumlah kompetisi. Ia menyabet medali emas Olimpiade Matematika Nasional (OMN) jenjang SMP tingkat nasional.
Tak berhenti di sana, Syahra juga meraih medali perak pada kompetisi VENUS 4, serta medali perak dan perunggu dalam Science and Math Competition (SMC) K3 tingkat nasional masing-masing pada bidang Bahasa Inggris dan Matematika.
Di Olimpiade Obor Langit tingkat nasional,Syahra kembali menunjukkan kemampuannya dengan meraih medali perak bidang Matematika. Ajang tersebut merupakan kompetisi sains dan akademik tingkat nasional yang diikuti pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
Sementara di level internasional, Syahra berhasil membawa pulang medali emas bidang Matematika dalam Hongkong International Mathematical Olympiad (HKIMO).
Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kemampuan pelajar dari Sumenep mampu menembus panggung kompetisi yang lebih luas. Namun, deretan medali itu semestinya tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah dan keluarga.
Ada tanggung jawab bersama untuk memastikan potensi seperti Syahra mendapat ruang tumbuh yang memadai.
Karena itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep dan DPRD Sumenep, khususnya Komisi IV yang membidangi pendidikan, diharapkan hadir memberikan dukungan moral dan perhatian nyata kepada pelajar yang membawa nama daerah melalui prestasi akademik.
Dukungan tidak harus selalu dimaknai dalam bentuk materi. Kehadiran, apresiasi, fasilitasi pembinaan, hingga perhatian terhadap kebutuhan siswa berprestasi dapat menjadi dorongan penting agar mereka terus berkembang dan tidak merasa berjuang sendirian.
Bagi daerah, capaian pelajar seperti Syahra juga dapat menjadi investasi sumber daya manusia. Sebab, di balik sebuah medali terdapat proses belajar, disiplin, pendampingan, serta keberanian seorang anak untuk membawa nama sekolah dan daerah ke arena yang lebih luas.
Pemerintah daerah melalui sektor pendidikan memiliki ruang strategis untuk memastikan potensi tersebut tidak berhenti pada satu kompetisi atau sekadar menjadi kabar baik sesaat.
Jangan sampai anak-anak Sumenep yang sudah mampu membawa nama daerah hingga tingkat internasional justru berjalan tanpa perhatian dari daerahnya sendiri.
Sebab, memberikan ruang kepada anak berprestasi bukan sekadar memberikan penghargaan atas medali yang diraih. Lebih dari itu, merupakan bagian dari upaya memastikan anak-anak bangsa yang memiliki potensi tetap mendapatkan kesempatan untuk tumbuh, berkembang, dan membawa nama Sumenep semakin jauh.