Ekonomi

Harga Bahan Pokok Jatim Hari Ini 28 Agustus 2026: Minyak Premium Tertinggi di Sumenep

areajatim Diterbitkan 13:26
Ilustrasi sejumlah bahan pokok yang menjadi bagian dari pemantauan harga pangan di Jawa Timur.
Ukuran Teks:

SURABAYA, Areajatim.com – Harga sejumlah bahan pokok di Jawa Timur pada Jumat, 28 Agustus 2026, terpantau relatif stabil. Namun, perbedaan harga antardaerah masih cukup mencolok, terutama pada komoditas daging ayam kampung dan minyak goreng kemasan premium.

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, rata-rata harga beras medium di tingkat provinsi tercatat Rp13.008 per kilogram.

Sementara itu, daging ayam kampung berada pada rata-rata Rp69.831 per ekor dan minyak goreng kemasan premium mencapai Rp21.866 per liter.

Beras Medium, Tertinggi di Situbondo dan Jombang

Harga beras medium di Jawa Timur menunjukkan variasi cukup lebar. Kabupaten Situbondo dan Kabupaten Jombang tercatat sebagai daerah dengan harga tertinggi, yakni Rp14.000 per kilogram.

Sebaliknya, harga terendah ditemukan di Kabupaten Trenggalek dengan Rp11.600 per kilogram.

Sejumlah daerah lainnya mencatat harga yang relatif beragam. Kota Surabaya dan Kota Probolinggo berada di angka Rp12.766 per kilogram, Kota Malang Rp12.716 per kilogram, Kabupaten Sampang Rp12.850 per kilogram, sedangkan Kabupaten Lumajang Rp11.700 per kilogram.

Ayam Kampung Paling Mahal di Pamekasan

Perbedaan harga lebih mencolok terlihat pada komoditas daging ayam kampung.

Rata-rata harga di Jawa Timur mencapai Rp69.831 per ekor. Kabupaten Pamekasan menjadi daerah dengan harga tertinggi, mencapai Rp97.500 per ekor.

Angka tersebut terpaut cukup jauh dibandingkan Kabupaten Ngawi yang mencatat harga terendah sebesar Rp50.000 per ekor.

Sementara itu, harga daging ayam kampung di Kota Batu berada di angka Rp64.500 per ekor, Kota Surabaya Rp64.166, Kota Madiun Rp63.333, Kota Malang Rp62.500, dan Kabupaten Sidoarjo Rp60.000 per ekor.

Minyak Premium: Sumenep dan Sampang Tertinggi

Untuk minyak goreng kemasan premium, rata-rata harga di Jawa Timur tercatat Rp21.866 per liter.

Namun, dua kabupaten di Madura mencatat harga tertinggi. Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Sampang sama-sama berada di angka Rp23.500 per liter.

Harga tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata provinsi.

Di sisi lain, Kabupaten Lumajang menjadi daerah dengan harga minyak goreng kemasan premium paling rendah, yakni Rp18.000 per liter.

Beberapa daerah lainnya juga mencatat harga di atas rata-rata provinsi, seperti Kota Malang Rp23.333 per liter, Kabupaten Banyuwangi Rp23.200 per liter, serta Kabupaten Jombang, Tulungagung, dan Bojonegoro masing-masing Rp23.000 per liter.

Perbedaan Harga Masih Menjadi Perhatian

Data tersebut menunjukkan bahwa meski harga bahan pokok secara umum masih berada dalam kondisi relatif terkendali, disparitas harga antarwilayah tetap terlihat.

Perbedaan tersebut dapat menjadi indikator penting bagi pemerintah dalam memantau distribusi, ketersediaan pasokan, serta perkembangan harga kebutuhan pokok di masing-masing daerah.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Siskaperbapo melakukan pemantauan harga bahan pokok secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap tersedia.

Bagi masyarakat, pembaruan data harga tersebut juga dapat menjadi gambaran untuk melihat perkembangan harga kebutuhan pokok di daerah masing-masing

Tinggalkan komentar