Daerah

Elektabilitas Emil Dardak Menguat, Dukungan Akar Rumput Kian Terkonsolidasi

areajatim Diterbitkan 21:05
Emil Dardak Wagub Jatim
Ukuran Teks:

SURABAYA, Areajatim.com – Elektabilitas Emil Elestianto Dardak disebut terus mengalami penguatan prihal Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur. Kondisi tersebut dinilai tidak terlepas dari konsolidasi dukungan yang semakin intensif hingga ke tingkat masyarakat bawah.

Mantan Ketua HMI FISIP Universitas Airlangga (Unair), Faqih Fahrozi, menilai Emil memiliki modal politik yang cukup kuat. Salah satunya berasal dari gaya kepemimpinan yang dinilai mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman sekaligus tetap dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Mas Emil mampu menghubungkan gagasan modern, seperti digitalisasi ekonomi, dengan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan. Itu yang membuat dukungannya cukup kuat di berbagai kelompok, mulai pemilih muda, pelaku UMKM, sampai masyarakat pedesaan,” ujar Faqih, Surabaya (25/8/2026).

Menurutnya, pengalaman Emil saat memimpin Kabupaten Trenggalek hingga menduduki posisi Wakil Gubernur Jawa Timur turut membentuk persepsi positif di tengah masyarakat.

Faqih menyebut komunikasi politik yang dilakukan secara langsung dan humanis juga menjadi salah satu faktor penting dalam mempertahankan kedekatan Emil dengan masyarakat.

“Rekam jejak kepemimpinannya menjadi modal kepercayaan. Ketika komunikasi dengan masyarakat terus dijaga dan aspirasi warga diserap secara langsung, basis dukungan di bawah akan semakin mudah terkonsolidasi,” katanya.

Ia menilai penguatan basis massa di tingkat akar rumput menjadi modal penting bagi Emil dalam menghadapi dinamika politik Jawa Timur ke depan.

Meski demikian, Faqih mengingatkan bahwa dinamika politik masih sangat terbuka. Perubahan peta dukungan, komunikasi antarpartai politik, hingga munculnya kandidat lain tetap dapat memengaruhi arah kontestasi Pilgub Jawa Timur.

“Politik itu dinamis. Namun, kalau konsolidasi di tingkat bawah terus berjalan dan komunikasi dengan masyarakat tetap terjaga, tentu itu menjadi modal politik yang cukup penting,” pungkas Faqih.

 

Tinggalkan komentar