Daerah

LTN NU Guluk-Guluk Ajak Masyarakat Jadikan Maulid Nabi sebagai Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah

areajatim Diperbarui 14:13
LTN NU Guluk-Guluk menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum meneladani akhlak dan sunnah Rasulullah.
Ukuran Teks:

SUMENEP, Areajatim.com – Keluarga Besar Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) Guluk-Guluk mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus meneladani akhlak dan sunnahnya dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua LTN NU Guluk-Guluk, Moh. Syauqi, mengatakan Maulid Nabi tidak semestinya hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW. Menurut dia, peringatan tersebut harus menjadi ruang untuk menumbuhkan kembali mahabbah kepada Rasulullah.

“Maulid Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Sang Teladan, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali mahabbah kepada Rasulullah ﷺ, meneladani akhlaknya, memperbanyak shalawat, serta mengamalkan sunnahnya dalam kehidupan,” kata Moh. Syauqi, Sabtu (15/8/2026)

Ia mengatakan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW perlu diwujudkan melalui perilaku nyata. Akhlak Rasulullah, menurutnya, dapat menjadi pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat yang penuh kasih sayang, persaudaraan, dan kepedulian.

Moh. Syauqi juga mengajak masyarakat memperbanyak shalawat dan memperkuat keteladanan terhadap Rasulullah di tengah kehidupan yang terus berubah.

“Semoga di bulan penuh cinta ini, hati kita senantiasa dipenuhi kecintaan kepada Rasulullah ﷺ, langkah kita diarahkan untuk mengikuti sunnahnya, dan kelak kita dikumpulkan bersama beliau di dalam naungan syafaatnya,” ujarnya.

Ia turut mengingatkan bahwa Al-Qur’an menggambarkan Nabi Muhammad SAW sebagai anugerah dan rahmat bagi umat manusia. Hal tersebut sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Yunus ayat 58:

“Katakanlah, dengan anugerah Allah dan rahmat-Nya (Nabi Muhammad SAW), hendaklah mereka menyambut dengan senang gembira.”

Melalui peringatan Maulid Nabi, LTN NU Guluk-Guluk berharap kecintaan kepada Rasulullah tidak berhenti pada ucapan dan perayaan, tetapi diterjemahkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

“Salam shalawat, salam Maulid, salam cinta Rasul,” Tutupnya

 

 

Tinggalkan komentar