SUMENEP, Areajatim.com – Madrasah Aliyah (MA) Raudlah Najiyah menggelar silaturahim bersama pimpinan madrasah dan wali murid kelas X, Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mendukung pendidikan siswa.
Kepala MA Raudlah Najiyah, K. Syaifuddin Zuhri, M.Pd., mengatakan komunikasi antara pihak madrasah dan wali murid menjadi bagian penting dalam keberlanjutan pendidikan para siswa.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran di ruang kelas. Dukungan keluarga dan lingkungan madrasah juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta mengembangkan potensi siswa.
Dalam kesempatan tersebut, K. Syaifuddin Zuhri mendorong seluruh siswa MA Raudlah Najiyah untuk lebih aktif membangun budaya literasi.
Ia menilai kebiasaan membaca, menulis, dan menggali pengetahuan dari berbagai sumber dapat membantu siswa memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
“Anak-anak harus terus aktif dalam kegiatan literasi. Jangan hanya belajar ketika berada di dalam kelas, tetapi biasakan membaca, menulis, dan mencari pengetahuan dari berbagai sumber yang bermanfaat,” pesannya.
Selain literasi, ia juga mengingatkan para siswa agar tetap menjunjung tinggi nilai pengabdian kepada orang tua, guru, dan madrasah.
“Jangan lupa untuk terus mengabdi kepada orang tua, guru, dan madrasah. Karena jargon Yayasan Raudlah Najiyah adalah Santri Pengabdi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, semangat pengabdian merupakan salah satu nilai yang terus ditanamkan kepada para santri di lingkungan Yayasan Raudlah Najiyah. Pendidikan, kata dia, tidak cukup hanya menghasilkan siswa yang unggul secara akademik, tetapi juga harus melahirkan generasi yang berakhlak, peduli, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Kegiatan silaturahim tersebut juga dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Momentum itu sekaligus menjadi kesempatan bagi keluarga besar MA Raudlah Najiyah untuk mempererat hubungan serta meneladani akhlak dan perjuangan Rasulullah SAW.
Pihak madrasah berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi awal dari komunikasi yang lebih intens antara pimpinan madrasah, guru, wali murid, dan siswa.
Sinergi antara madrasah dan keluarga diharapkan mampu mendukung lahirnya generasi santri yang berilmu, berakhlak, memiliki budaya literasi, serta tetap memegang teguh semangat pengabdian sebagai bagian dari nilai Yayasan Raudlah Najiyah.