Nasional

Hilangnya Sosok Tokoh Pakar Demokrasi dan Ide Politik Airlangga Pribadi Kusman

Faqih Fahrozi Diperbarui 23:23
Ukuran Teks:

SURABAYA, Kabar duka menyelimuti civitas akademika Universitas Airlangga (UNAIR). Akademisi dan dosen sekaligus kepala Program Studi Magister Departemen Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universit as Airlangga, Airlangga Pribadi Kusman, S.IP., M.Si., Ph.D., dikabarkan telah berpulang ke hadirat Allah SWT.

Almarhum dikenal sebagai salah satu akademisi yang aktif dalam kajian ilmu politik, demokrasi, pemikiran politik, serta berbagai persoalan sosial-politik di Indonesia. Dalam lingkungan akademik, almarhum tercatat sebagai dosen FISIP UNAIR dengan bidang kepakaran Ide-Ide Politik.

Kepergian almarhum menjadi kehilangan bagi keluarga besar Universitas Airlangga, khususnya sivitas akademika FISIP dan Departemen Ilmu Politik. Pemikiran, karya akademik, serta kontribusinya dalam pengembangan kajian ilmu politik menjadi bagian penting dari perjalanan intelektual yang telah dibangun selama mengabdi di dunia pendidikan tinggi.

Sosok pak Angga sapaan keseharian mahasiswanya, dikenal aktif menyampaikan pandangan akademiknya mengenai berbagai persoalan politik dan demokrasi di Indonesia. Gagasan-gagasannya kerap hadir dalam ruang publik melalui forum akademik maupun pemberitaan media massa.

Kepergian seorang akademisi bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan kolega, tetapi juga meninggalkan ruang kehilangan dalam dunia ilmu pengetahuan. Pemikiran dan karya yang telah dihasilkan diharapkan tetap menjadi bagian dari warisan intelektual yang dapat dipelajari dan dikembangkan oleh generasi akademisi berikutnya.

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan ketabahan dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Selamat jalan, Airlangga Pribadi Kusman, S.IP., M.Si., Ph.D.

Semoga ilmu, gagasan, dan pengabdian yang telah ditorehkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

Tinggalkan komentar