Daerah

Kapolresta Sumenep Kolaborasi dengan PC dan KOPRI PMII, Bahas Penanganan Kekerasan Seksual

areajatim Diperbarui 19:50
Kapolresta Sumenep Kbp. Ariek Indra Sentanu berdialog bersama jajaran PC PMII dan KOPRI PC PMII Sumenep dalam kegiatan silaturahmi di Rumah Sahabat PMII, Selasa (11/8/2026).
Ukuran Teks:

SUMENEP, Areajatim.com — Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Sumenep Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H. bertemu dengan jajaran Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sumenep dan KOPRI PC PMII Sumenep, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Rumah Sahabat PMII Sumenep sekitar pukul 16.00 WIB tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antara kepolisian dan organisasi mahasiswa.

Sejumlah persoalan sosial menjadi pembahasan dalam pertemuan itu. Salah satu yang mendapat perhatian ialah persoalan perlindungan perempuan dan anak, termasuk upaya pencegahan serta penanganan kekerasan seksual di Kabupaten Sumenep.

Kapolresta Sumenep menegaskan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam menghadapi persoalan tersebut. Menurutnya, penanganan kekerasan seksual tidak cukup hanya mengandalkan kerja aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan dukungan masyarakat dan kolaborasi lintas elemen.

“Kami dari Polresta Sumenep siap untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan PMII dan KOPRI dalam upaya pencegahan maupun penanganan persoalan kekerasan seksual. Persoalan ini tentu tidak dapat diselesaikan oleh kepolisian sendiri, sehingga dibutuhkan kerja sama dan keterlibatan semua pihak.”

KOPRI PC PMII Sumenep dalam pertemuan tersebut turut menyampaikan perhatian terhadap perlindungan korban kekerasan seksual. Selain memastikan proses penanganan berjalan, korban dinilai perlu mendapatkan perlindungan, pendampingan, serta akses terhadap keadilan.

Upaya pencegahan juga dinilai tidak kalah penting. Edukasi kepada masyarakat serta keterlibatan organisasi dan kelompok sosial dianggap dapat menjadi bagian dari langkah preventif untuk menekan potensi terjadinya kekerasan seksual.

Ketua KOPRI PC PMII Sumenep, Yuliyana Putri, menyambut positif keterbukaan Polresta Sumenep untuk membangun kerja sama dengan KOPRI.

“Bagi kami, silaturahmi ini bukan hanya menjadi ruang untuk berdiskusi, tetapi juga menjadi awal dari kerja bersama. KOPRI berharap persoalan kekerasan seksual dapat ditangani secara serius, dengan tetap memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan. Kami juga terbuka untuk membangun kolaborasi dengan Polresta melalui program-program KOPRI ke depan,” ujarnya.

Buka Ruang Kolaborasi

Silaturahmi tersebut juga membahas peluang kerja sama antara Polresta Sumenep dengan KOPRI PC PMII Sumenep melalui berbagai program ke depan.

Kbp. Ariek menyatakan kesiapan kepolisian untuk berkolaborasi dalam kegiatan yang berkaitan dengan edukasi, perlindungan perempuan dan anak, serta berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada komunikasi, tetapi dapat diterjemahkan ke dalam program konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Pertemuan antara kepolisian dan organisasi mahasiswa itu sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam merespons persoalan sosial di Sumenep.

Dengan komunikasi yang terus dibangun, Polresta Sumenep, PC PMII, dan KOPRI diharapkan dapat mengambil peran masing-masing dalam menciptakan ruang sosial yang lebih aman, khususnya bagi perempuan dan anak.

Silaturahmi kemudian ditutup dengan komitmen untuk menjaga komunikasi dan menindaklanjuti peluang kerja sama melalui sejumlah program bersama di masa mendatang.

 

Tinggalkan komentar