SUMENEP, Areajatim.com – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat terus diperkuat Puskesmas Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep. Salah satunya dilakukan melalui penguatan evaluasi program gizi secara berkala sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan yang terukur, responsif, dan berkelanjutan.
Melalui Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilaksanakan setiap triwulan, Puskesmas Guluk-Guluk tidak hanya melihat capaian program, tetapi juga menjadikan setiap hasil evaluasi sebagai pijakan untuk memperbaiki pelaksanaan pelayanan di lapangan.
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang pertemuan Puskesmas Guluk-Guluk dengan melibatkan Kepala Puskesmas, penanggung jawab program, bidan koordinator, serta seluruh bidan desa. Keterlibatan unsur pelayanan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program gizi berjalan secara terpadu hingga tingkat desa.
Kepala Puskesmas Guluk-Guluk, dr. Sari Yuli Yarti, M.Kes, mengatakan monitoring dan evaluasi secara rutin diperlukan untuk menjaga agar pelaksanaan program tetap berada pada arah dan target yang telah ditetapkan.
“Monitoring dan evaluasi setiap triwulan menjadi momentum untuk melihat sejauh mana capaian program, apa saja kendala yang dihadapi, serta menentukan tindak lanjut yang tepat. Dengan evaluasi yang dilakukan secara rutin, kita dapat melakukan perbaikan lebih cepat dan memastikan pelayanan gizi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar dr. Sari Yuli Yarti, Rabu (7/10/2026)
Dalam evaluasi tersebut, sejumlah aspek program gizi menjadi perhatian, termasuk pemantauan pertumbuhan balita, pencegahan dan penanganan masalah gizi, pemberian intervensi gizi, serta berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan status kesehatan masyarakat.
Bagi Puskesmas Guluk-Guluk, evaluasi bukan sekadar tahapan administratif. Monev menjadi ruang untuk membaca perkembangan program secara lebih menyeluruh, mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan, sekaligus menyusun langkah tindak lanjut yang diperlukan.
Pendekatan tersebut juga memperkuat koordinasi antara penanggung jawab program, bidan koordinator dan bidan desa. Dengan komunikasi dan evaluasi yang dilakukan secara berkala, berbagai temuan di lapangan dapat menjadi bahan perbaikan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Puskesmas Guluk-Guluk membangun pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas. Program tidak hanya diarahkan untuk mencapai target, tetapi juga memastikan setiap prosesnya memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Dengan monitoring yang konsisten dan evaluasi yang berkesinambungan, Puskesmas Guluk-Guluk terus mendorong budaya kerja yang berorientasi pada peningkatan mutu. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, terukur, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.