Nasional

Survei IPO: PAN Melesat diatas 5 Persen, Ketua Umum BM PAN : Terimakasih Kepada Masyarakat Indonesia Atas Kepercayaanya Terhadap PAN

areajatim Diperbarui 00:37
Ketua Umum BM PAN Slamet Ariyadi bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan
Ukuran Teks:

Jakarta, Areajatim.com – Partai Amanat Nasional (PAN) memperoleh elektabilitas 5,1 persen berdasarkan hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) periode 27 Juli–3 Agustus 2026.

Capaian tersebut mendapat respons positif dari Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Slamet Ariyadi. Menurut dia, hasil survei itu menjadi kabar baik sekaligus dorongan bagi seluruh kader PAN untuk semakin aktif bekerja dan hadir di tengah masyarakat.

“Angka 5,1 persen ini menjadi kabar baik bagi keluarga besar PAN. Ini menunjukkan bahwa masyarakat melihat dan merasakan kerja nyata PAN. PAN harus terus hadir, membantu rakyat, mendengar aspirasi rakyat dan memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Slamet Ariyadi.

Slamet mengatakan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap PAN tidak terlepas dari komitmen partai dalam menjalankan politik yang dekat dengan rakyat. Karena itu, program serta kerja sosial kader di berbagai daerah, kata dia, perlu terus diperkuat dan dilakukan secara berkelanjutan.

Slamet Ariyadi selaku ketua Umum BM PAN mengucapkan Terimakasih Kepada Masyarakat Indonesia atas Kepercayaan yang telah di berikan kepada Partai Amanat Nasional dan Kepercayaan ini akan kami jadikan Komitmen untuk terus hadir di tengah tengah Masyarakat.

“Terimakasih Beribu Terimakasih Kepada Rakyat & Masyarakat Indonesia atas Kepercayaan yang telah di berikan kepada Partai Amanat Nasional serta Kepercayaan ini akan kami jadikan Komitmen untuk terus hadir di tengah tengah Masyarakat”

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh kader PAN. Slamet turut menyebut kiprah Menko Pangan Zulkifli Hasan sebagai salah satu bagian dari kontribusi kader PAN dalam pemerintahan.

“Ini juga menjadi bukti nyata kerja dan pengabdian ayahanda Zulkifli Hasan, serta seluruh kader PAN yang terus berjuang memberikan manfaat bagi masyarakat. Apa yang dilakukan kader di lapangan, dari pusat hingga daerah, harus terus kita tingkatkan,” tegasnya.

Meski demikian, Slamet mengingatkan agar kader PAN tidak menjadikan hasil survei sebagai tujuan akhir. Menurut dia, capaian tersebut justru harus menjadi penyemangat agar kader semakin bekerja keras dan tetap dekat dengan masyarakat.

“Jangan terlena dengan angka survei. Justru ini harus menjadi cambuk bagi kita untuk bekerja lebih keras. PAN Bantu Rakyat bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi gerakan nyata yang dirasakan masyarakat.”

Slamet menegaskan BM PAN akan terus mengambil peran dalam memperkuat konsolidasi organisasi. Selain itu, BM PAN juga akan mendorong keterlibatan anak muda serta memastikan kader PAN dapat hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kepercayaan rakyat harus kita jaga dengan kerja nyata. Kita ingin PAN semakin besar, semakin kuat dan semakin dicintai rakyat,” pungkas Slamet Ariyadi.

Elektabilitas Parpol Berdasarkan Survei IPO

Dalam survei IPO periode 27 Juli–3 Agustus 2026, Partai Gerindra berada di posisi teratas dengan elektabilitas 17,5 persen.

PDIP berada di posisi kedua dengan 12,8 persen. Berikutnya Partai Golkar memperoleh 10,4 persen, Partai Demokrat 8,1 persen, dan PKB sebesar 7 persen.

PAN berada di posisi berikutnya dengan elektabilitas 5,1 persen. Kemudian PKS memperoleh 4,6 persen dan Partai NasDem 4,4 persen.

Sementara itu, PSI tercatat memperoleh elektabilitas 1,9 persen, PPP 1,6 persen, Perindo 0,9 persen, dan Partai Gerakan Rakyat 0,5 persen.

Hasil survei tersebut menjadi salah satu gambaran tingkat dukungan publik terhadap partai politik. Bagi PAN, capaian 5,1 persen dinilai menjadi dorongan untuk terus memperkuat kerja politik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata di lapangan.

 

Tinggalkan komentar