PANDEGLANG, AreaJatim.com – Menjelang Kongres XXI Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Muhammad Shidqil Muqoffa atau yang akrab disapa Rekan Aqil terus memperkuat ikhtiar menuju pencalonan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) IPNU periode 2026–2029.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni bersilaturahmi dan sowan kepada ulama kharismatik Banten, Abuya Muhtadi Dimyathi, di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum, Cidahu, Pandeglang, Minggu (1/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Rekan Aqil didampingi jajaran PW IPNU Banten, mulai dari ketua, sekretaris, wakil ketua, pengurus wilayah, hingga sejumlah Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU dari berbagai kabupaten dan kota di Banten.
Silaturahmi ini berlangsung setelah PW IPNU Banten bersama delapan PC IPNU se-Banten menyatakan dukungan terhadap Rekan Aqil untuk maju sebagai calon Ketua Umum PP IPNU. Dukungan tersebut menjadi bagian dari aspirasi kader di Banten dalam mendorong keterlibatan daerah pada kepemimpinan organisasi di tingkat nasional.
Sebelum bertemu Abuya Muhtadi, rombongan terlebih dahulu melakukan ziarah ke makam keluarga besar Abuya Dimyati, ayahanda Abuya Muhtadi, beserta keluarga yang dimakamkan di lingkungan pesantren. Ziarah tersebut diisi dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama dan pendahulu.
Setelah itu, rombongan melanjutkan silaturahmi dengan Abuya Muhtadi. Dalam pertemuan tersebut, Rekan Aqil bersama jajaran PW IPNU Banten dan para Ketua PC IPNU menyampaikan maksud kedatangan sekaligus memohon doa dan restu atas ikhtiar pencalonannya sebagai Ketua Umum PP IPNU.
Bagi kalangan Nahdlatul Ulama, sowan kepada kiai bukan sekadar tradisi silaturahmi. Lebih dari itu, tradisi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga adab, merawat hubungan dengan ulama, serta memperoleh nasihat dalam menjalankan perjuangan organisasi.
Di tengah proses menuju Kongres XXI, dukungan dan konsolidasi antarkader menjadi bagian penting dalam menentukan arah kepemimpinan IPNU ke depan. Organisasi pelajar Nahdlatul Ulama ini diharapkan mampu terus berkembang dengan memperkuat kaderisasi, intelektualitas, kemandirian, serta kemampuan beradaptasi menghadapi tantangan zaman.
Melalui semangat IPNU Kolaboratif Mendunia, ikhtiar Rekan Aqil bersama kader IPNU Banten diharapkan dapat membawa aspirasi daerah sekaligus memperkuat kontribusi kader dalam perjalanan organisasi di tingkat nasional.
Silaturahmi di Cidahu tersebut menjadi bagian dari rangkaian langkah Rekan Aqil menjelang kontestasi kepemimpinan PP IPNU periode 2026–2029, dengan tetap menempatkan tradisi pesantren dan penghormatan terhadap ulama sebagai bagian dari nilai perjuangan organisasi.